:

Tahun Baru Islam, Bupati Fauzi Dorong Generasi Muda Berhijrah menuju Kemajuan

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP I MaduraNetwork.id – Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dimanfaatkan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo untuk mengajak masyarakat melakukan refleksi dan pembenahan diri.

 

Secara khusus, ia mendorong generasi muda menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai awal perubahan menuju kehidupan yang lebih berkualitas dan bermanfaat.

 

Bupati Fauzi menegaskan bahwa peringatan Tahun Baru Islam tidak semata-mata dipahami sebagai pergantian penanggalan. Lebih dari itu, momentum tersebut mengandung nilai-nilai penting yang dapat menjadi inspirasi dalam membangun karakter, meningkatkan kapasitas diri, serta memperkuat kontribusi bagi pembangunan daerah.

 

Menurutnya, semangat hijrah yang diwariskan dalam sejarah Islam harus dimaknai sebagai dorongan untuk terus bergerak ke arah yang lebih baik. Nilai tersebut dinilai relevan bagi generasi muda yang saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan perkembangan zaman.

 

“Makna hijrah adalah perubahan ke arah yang lebih baik. Semangat inilah yang harus dimiliki generasi muda agar mampu menghadapi berbagai tantangan zaman dengan optimisme dan kesiapan yang matang,” ujar Achmad Fauzi.

 

Komitmen terhadap pembangunan sumber daya manusia selama ini juga menjadi bagian penting dari arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Di bawah kepemimpinannya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas manusia sebagai fondasi utama kemajuan daerah.

 

Ia menilai generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan Kabupaten Sumenep. Oleh karena itu, mereka perlu terus mengembangkan kapasitas diri melalui pendidikan, penguasaan keterampilan, serta keterlibatan aktif dalam berbagai aktivitas sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

 

Bupati Fauzi juga menekankan pentingnya pembentukan karakter yang kuat di kalangan anak muda. Selain memiliki kemampuan akademik dan keterampilan yang memadai, generasi penerus diharapkan memiliki akhlak yang baik, semangat belajar yang tinggi, serta kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.

 

“Anak-anak muda harus menjadi agen perubahan. Mereka harus memiliki karakter kuat, akhlak yang baik, semangat belajar, dan kepedulian sosial yang tinggi,” katanya.

 

Lebih lanjut, ia berpandangan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur melalui capaian fisik semata. Kemajuan daerah juga ditentukan oleh lahirnya generasi yang berintegritas, religius, serta mampu menjaga nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Dalam pesannya menyambut Tahun Baru Islam, Bupati Fauzi turut mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Sumenep. Menurutnya, keberagaman merupakan aset yang harus dirawat dan dijadikan kekuatan untuk mempercepat pembangunan daerah.

 

Ia menambahkan, nilai kebersamaan dan gotong royong yang tercermin dalam peristiwa hijrah Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam merupakan modal sosial yang sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.

 

“Keberagaman yang kita miliki adalah kekuatan. Dengan persatuan dan gotong royong, berbagai tantangan akan lebih mudah dihadapi dan pembangunan dapat berjalan semakin optimal,” pungkasnya. (rba)

 

 

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *